Distribusi Bahan Ajar Tantangan UT, Rektor: Ini Solusi Kami

INDOPOS.CO.ID – Distribusi bahan ajar di tempat terpencil menjadi salah satu tantangan pembelajaran jarak jauh di Universitas Terbuka (UT).

Pernyataan tersebut diungkapkan Rektor UT Prof Ojat Darojat di Kampus UT, Kamis (7/12/2023). Prof Ojat mengungkapkan, tantangan tersebut muncul saat ditemukan mahasiswa yang tinggal di perbukitan, gunung dan daerah terpencil lainnya.

“Mereka (mahasiswa) yang tinggal di balik bukit, balik gunung ini sulit dijangkau,” ungkapnya.

“Kami tak kurang berpesan kepada mahasiswa untuk mencantumkan alamat yang mudah terjangkau,” imbuhnya.

Karena, masih ujar Ojat, modul bahan ajar tidak saja berbentuk digital. Tetapi juga modul bahan ajar cetak. “Penyediaan bahan ajar, hadir di rumah mahasiswa digital dan cetak sama seperti hadirnya dosen di Perguruan Tinggi,” terangnya.

Ia menyebut, kasus BTS Kementerian Komunitas dan Informatika (Kominfo) juga berdampak pada pembelajaran mahasiswa UT. Apalagi program tersebut menyasar wilayah Indonesia Timur.

“Keinginan kami ada akses poin internet untuk kelompok belajar di daerah. Percepatan layanan (BTS) di Indonesia Timur, tapi terkendala masalah. Tentu ini berimbas pada kami,” bebernya.

Ini paling utama. Selain online, modul bahan ajar utama mahasiswa. Penyediaan bahan ajar, hadir di rumah mahasiswa digital dan cetak sama hadirnya dosen di PT.

Lebih jauh Ojat mengungkapkan, target mahasiswa 1 juta di 2025 adalah mudah. Apalagi potensi lulusan SMA saat ini mencapai 47 juta orang.

“1 juta mahasiswa ini tantangan, tapi ini kecil lah. Potensi kita ada 47 juta,” ungkapnya.

Untuk memenuhi target tersebut dibutuhkan program yang bisa menyasar kaum milenial. Seperti penyediaan website UT yang kekinian.

“Tak lepas dari perkembangan teknologi, seperti UT saat ini, kita kembangkan konten digital di daerah dan pusat,” katanya.

Baca Juga  BPKP Sabet Gelar Informatif dari Komisi Informasi Pusat

“Pasca Covid-19, UT menjadi pilihan milenial yang familiar dengan teknologi digital,” imbuhnya. (nas)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *