Psyche Stress – www.indopos.co.id

Oleh: Dahlan Iskan

INDOPOS.CO.ID – Anda pun kelihatannya juga tahu: mengapa musik psychedelic trance populer di Israel. Sampai-sampai ada festival psychedelic di sana –yang berbuntut perang berkepanjangan antara Hamas dan Israel sekarang ini.

“Anak muda Israel full stress,” tulis media di Jerusalem. Mereka kan diharuskan ikut wajib militer. Bukan satu tahun seperti di Amerika atau Taiwan. Tapi tiga tahun. Maka setelah selesai wajib militer mereka umumnya pergi tiga bulan. Cari wilayah yang paling bebas. Melepas stres.

Salah satu tujuan mereka adalah India. Khususnya ke daerah Goa. Di sana mereka bisa hidup bebas. Mirip-mirip hippies.

Di Goa-lah mereka mengenal musik psychedelic trance. Di sana mereka juga bertemu anak muda dari negara lain –yang punya persoalan serupa.

Di samping wajib militer, kehidupan sehari-hari orang Israel juga dipenuhi ketegangan, kecurigaan dan rasa tidak aman. Mereka memerlukan pelepasan ketegangan –apa pun bentuknya.

Omri Homsy Harari mengakui semua itu. Ia adalah pendiri majalah Psychedelic. Ia juga pernah jadi EO untuk festival psychedelic trance.

“Hidup di Israel itu memang spesial. Tapi juga penuh stres,” katanya pada media di sana.

Goa sendiri memang pernah menjadi ”ibu kota” hippies dunia. Mulai tahun 1960-an.

Di Goa, para hippies itu mendapatkan diri mereka tertular budaya meditasi India. Jadilah musik psychedelic Goa menjadi musik psychedelic trance. Lalu menyebar ke seluruh dunia –dengan alat musik elektronik yang punya kekuatan watt tinggi.

Di Israel, ujar Einat Haimovich, psychedelic trance pertama kali muncul tahun 1987-an. Yakni setelah terjadinya serangan intifada pertama. “Setelah itu kita seperti penuh stres. Lalu perlu mencari sesuatu yang rileks. Perlu kedamaian,” ujar Einat.

Perempuan muda itu kini membuka program pelayanan pemulihan trauma bagi para pengunjung festival psychedelic trance yang diserang Hamas di Hari Sabath 7 Oktober lalu. Program pemulihan trauma itu berlangsung 10 hari di dekat Tel Aviv. Tiap hari 10 orang relawan bergabung di program itu. Saya lihat foto-fotonya. Banyak peralatan meditasinya.

Anda pun sudah tahu: ”Bapak Psychedelic Trance” bukanlah orang Goa. Ia justru orang California. Ia seorang hippie. Sampai punya nama panggilan Goa Gil.

Nama aslinya: Gilbert Levey.

Goa Gil seumuran saya: lahir 1951. Ia barusan meninggal dunia:  Oktober lalu –tidak lama setelah Hamas menyerbu festival psychedelic trance di Israel.

Goa Gil juga penggila musik rock –yang menurunkan banyak sub aliran. Misalnya punk. Belakangan muncul lagi psychedelic trance.

Tentu Goa Gil dianggap orang aneh. Ia seperti sulit diterima lingkungan. Goa Gil pun meninggalkan Amerika: 1969. Awalnya Gil ke Amsterdam –yang gerakan hippies-nya juga lagi berkembang. Di Amsterdam ia tahu di mana bisa hidup bahagia sebagai hippie: India.

Ia pun ke Goa.

Di India, Gil jadi sadhu. Pengembara suci. Keluar masuk hutan. Ia menemukan guru spiritual di sana.

Awal tahun 1980-an para hippies di Goa sangat terkesan dengan perkembangan alat musik elektronik. Maka mereka mengombinasikan musik meditasi India dengan yang serba elektronik.

Sejak itu para hippies menggunakan alat musik modern. Mereka berkumpul di pantai Goa. Semalam suntuk. Jiwa mereka berpesta. Tidak henti-hentinya.

Di situlah psychedelic trance lahir. Berkembang. Banyak festivalnya. Yang paling bersejarah tentu yang diserbu Hamas itu.

Mungkin Anda ingin usul: Einat perlu buka cabang rehabilitasi trauma di Jakarta. Harus segera: yakni begitu suara Pilpres dan Pileg selesai dihitung tanggal 14 Februari depan. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*

Edisi 16 Januari 2024: Trance Berdarah

Liáng – βιολί ζήτα

selingan CHDI : “Dengarkan sendirilah lagu-lagunya. Cobalah menyatukan jiwa dengan lagu itu. Mungkin Anda bisa terhanyut ke mana-mana.” hahahahaha….. mau-maunya Abah dibohongi oleh orang-orang yang “setengah siuman”….. Seseorang yang mempelajari musik, tidak berarti akan memahami keseluruhan jenis musik dan dapat memainkannya !! Terlalu banyak jenis musik dan alat musik yang ada di dunia ini, bahkan di setiap etnis pun ada jenis musik khas-nya tersendiri. Belum lagi perkembangan musik yang terus-menerus termasuk jenis musik yang nyelénéh. Seperti CHDI edisi “Ikut Anastasia”. Anastasia piawai bermain piano, mungkin juga bisa memainkan beberapa alat musik modern lainnya, tetapi suatu hil yang mustahal dapat memainkan semua jenis alat musik termasuk alat musik tradisional, gamelan misalnya ; jangan-jangan Anastasia akan méwék kalau disuruh memainkan gamelan di hadapan banyak penonton….. wkwkwkwkwk….. Halo Anastasia….. jangan masuk ke hati ya, penulis selingan ini memang suka iseng….. [1/3]

Lagarenze 1301

Seorang turis melihat seorang Yahudi tua berdoa di Tembok Ratapan. Dia mendekatinya dan bertanya, “Sudah berapa lama Bapak berdoa di sini?” Lelaki tua itu melipat tallit (kain untuk berdoa) dan menjawab, “Setiap hari sejak bar mitzvah saya. Jadi, sekitar 40 tahun.” Bar mitzvah adalah ritual memasuki usia remaja. “Apa yang Bapak doakan?” “Selain untuk solidaritas antarumat Yahudi di seluruh dunia, juga untuk perdamaian antara umat Islam dan Yahudi, cinta dan empati antara Israel dan Palestina.” “Bagaimana menurut Bapak, apakah doa itu berhasil?” “Seperti berdebat dengan tembok.”

Mirza Mirwan

Donald Trump memang didera beberapa kasus, pidana dan perdata. Tetapi ia tetap populer di kalangan Republikan. Buktinya, dalam pemilihan pendahuluan di Iowa (15/1) — di Iowa disebut Kaukus, bukan Primary — ia bisa dengan mudah mengungguli Ron DeSantis dan Nikki Halley. Barusan saya tengok, hingga 96% suara dihitung, Trump sudah mengumpulkan suara 20 delegasi. Sementara DeSantis 8 delegasi, Haley 7 delegasi, dan Vivek Ramaswamy 3 delegasi. Partai Republik Iowa punya kuota 40 delegasi. Kalaupun 2 delegasi tersisa dimenangi Ramaswamy, ia tetap tersingkir. Tidak akan dibawa delegasi Iowa ke Konvensi Nasional Republik di Milwaukee, 15-18 Juli mendatang. Karena, memang, aturan Kaukus Iowa hanya akan membawa peraih tiga besar ke konvensi. Tetapi Ramaswamy tetap bisa ikut primary atau kaukus di negara bagian lain. Yang terdekat, 23 Januari nanti di New Hampshire. Dalam konvensi 15-18 Juli mendatang akan diikuti 2429 delegasi dari 50 negara bagian, distrik federal, dan teritorial AS. Yang kuota delegasinya paling banyak adalah California (169), disusul Texas (161), Florida (125), dan New York (91). Sedang delegasi paling sedikit dari Virgin Island (4). Untuk memenangi konvensi, menjadi capres dari Partai Republik, harus memenangi suara dari delegasi sebanyak 1215 — setengah lebih satu. Iowa memang “negara bagian Republik”. Dari gubernur, letnan gubernur, 2 senator, dan 4 anggota DPR, semuanya dari Republik.

Liáng – βιολί ζήτα

selingan “Mama” – Connie Francis. Lagu “Mama” yang dinyanyikan oleh Connie Francis, originalnya berbahasa Italy “Mama son tanto felice” (Ibu aku sangat bahagia). Hasil karya composer : Cesare Andrea Bixio, dan penulis lirik lagu : Bruno Cherubini, yang diciptakan pada tahun 1941. Diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh Harold Barlow, pada tahun 1946. Adalah Sang Ayah yang meyakinkan Connie Francis untuk merekam lagu “Mama” tersebut. Sebelum rekaman berlangsung, Connie Francis sempat tampil pada Perry Como Show dengan menyanyikan lagu “Mama”. Diluar perkiraan, ternyata penampilannya dalam Perry Como Show dengan lagu “Mama” tersebut menjadi awal titik balik dalam karirnya sebagai penyanyi. [1/5]

Baca Juga  Ungkap Kecanggihan Teknologi di Balik Sistem Pembayaran Digital Terintegrasi

Fiona Handoko

selamat sore bp thamrin, bung mirza, bp agus, bp jm, bp gi, bp jo dan teman2 rusuhwan. di tengah sukacita taiwan pasca pilpres. per tgl 15 jan 24. negara nauru mengalihkan hubungan diplomatiknya kepada tiongkok. kini taiwan hanya mendapat pengakuan hanya dari 12 negara. berbeda dengan tiongkok, yg diakui oleh hampir seluruh negara di dunia (minus 12 negara yg mengakui taiwan). padahal pengakuan dari negara lain, termasuk salah satu syarat berdirinya sebuah negara. namun untuk pemegang paspor taiwan. masih boleh berbesar hati. karena ada 143 negara yang membebaskan visa bagi mereka. termasuk negara amerika, canada, eropa dan australia. bandingkan dengan pemegang paspor tiongkok, yang hanya bisa bepergian bebas visa ke 85 negara. dan konon amerika “jual mahal” dalam memberikan visanya kepada pemegang paspor tiongkok. bagaimana dengan indonesia? masih bolehlah. bisa bebas visa ke 78 negara. namun, kok paspor indonesia kalah sakti dengan paspor timor timur? yang nota bene baru merdeka. mereka bebas visa ke 96 negara

Liam Then

Sebenarnya sederhana.saja, lantunan nada dan hentakan musik pada dasarnya adalah imitasi dari rancak denyutan semesta, ‘psychedelic trance’ ini saya anggap imitasi murahannya. Coba anda semua perhatikan semua musik yang ‘everlasting’ – abadi, pasti sangat mirip dengan denyut alami alam, semesta. Ini mesti pakai perasaan, kalo grasa-grusu misalnya sambil maki ‘ndasmu’, atau ‘djancuk’…nah tidak bisa itu, frekwensinya di otak laen. Menikmati alunan musik, perlu kesiapan dari sisi ‘pysche’ – kesadaran terlebih dahulu, itulah sebabnya saya tebak orang kalo ke konser, pasti merasa lebih menikmati, ya wajar, karena kesiapannya dobel ekstra, sudah habis banyak duluan bayar tiket, transport, repot, ya logikanya pasti sadarnya dobel, sudah habis banyak sampai di lokasi konser, harus lebih khusuk menikmati musiknya, betul? ( Kata terakhir harap baca dengan logatnya Kiwil) Seperti capres, masing-masing kita ada condong ke salah satu pasangan,.musik juga begitu, karena otak manusia sangat unik dan berbeda-beda, ia mencerna dan memandang sesuatu sesuai kecenderungan. Nah, kebetulan saya ini (ngaku) cukup berpengalaman dalam hal mendengarkan music trance sejak dari zaman kaset….Pak DI tulis penggemar trance anggap “till skies fall down” lagu paling hebat, saya ini dulu masa SMA dengar mbah-nya tiap malam sambil berangkat tidur, “Children” oleh Robert Miles, yang baru saya tahu sudah “berangkat” sekitar 7 tahun lalu.

Jimmy Marta

Hanya bbrp klub besar yg pakai pola pertahanan area marking. Yg sedikit sy tahu itu, Arsenal dan Barcelona. Kalau negara mungkin Brazil, Argentina dan Belanda. Selebihnya klub sekelas Real Madrid, MU, Intermilan dan City dll, selalu memainkan man to man marking. Begitupun level timnas, spt Inggris dan Jerman di Eropa. Jepang dan Korea dan Iran di Asia. Thailand dan Vietnam di Asean pola bertahannya selalu menerap kan penjagaan orang per orang. Pola penjagaan wilayah atau area marking itu cocoknya untuk tim dg teknik tinggi. Dg skill kelas atas mereka mampu bergerak efektif. Tim ini biasanya akan bermain passing pendek. Operan dari kaki ke kaki yg bola nya spt lengket dan ber tali…hehe. Rasanya kalau Timnas Indonesia pakai pola area marking sangat lah tidak tepat. Lihatlah laga lawan Irak semalam. Pemain ofensif Irak terlihat berdiri bebas tanpa ada yg menempel. Pemain defensif kita baru akan mengejar jk lawan sudah menguasai bola. Jelas keteteran. Kalah fisik dan teknik mungkin bisa diimbangi dg semangat dan stamina. Namun pasukan garuda belumlah demikian. Singa mesoptamia bukanlah tim mudah dilawan. Rangking 147 memang masih jauh dg peringkat 63…

Saiful Ahmad

Kalo pemberitaan dari Haaretz, korban sipil tewas yg banyak bukan karena disebabkan serangan Hamas. Tapi serangan dr helikopter Israel ke peserta festival musik saat mereka lari menyelematkan diri. Mungkin mereka dikiranya Hamas. Sementara Hamas yg dituduh memenggal bayi dan memerkosa perempuan sejauh ini belum ada evidence yg membuktikan tuduhan itu.

Amat K.

Jadi, klo mau menikmati sesuatu, hil pertama adalah memastikan tempatnya aman. Seterusnya, kunci pintu jendela, periksa apakah ada lubang intip atau CCTV di sekitarnya. Mulailah perlahan. Pelan. Lalu biarkan kenikmatan itu membawamu sampai nirwana: nirwana dunia

Mirza Mirwan

Festival musik Psychedelic Trance (biasa disingkat Psytrance) di dekat Kibbutz Re’im, Israel, itu adalah edisi Israel sebagai awal dari festifal Psytrance “Universo Paralello” di Brazil. — sudah diselenggarakan sejak 23 tahun yang lalu di Bahia, Brazil. Di Israel festival itu sengaja diadakan di akhir libur seminggu Sukkot — bentuk jamak dari “sukkah” yang artinya pondok atau gubuk. Makanya pengunjung membawa tenda. Perayaan Sukkot tahun ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 22 Tishrei 5784 (7 Oktober 2023). Saat milisi Hamas melakukan serangan, baru dua penampil yang unjuk kebolehan: Astral Projection (Avi Nissim dan Lior Perlmutter) dari Israel, dan Man With No Name (Martin Freeland) dari Inggris. Saya suka mendengarkan musik. Tetapi, seperti halnya Pak DI, saya juga tak bisa merasakan di mana enaknya musik Psytrance itu. Padahal saya suka mendengarkan musik klasik yang juga tanpa lirik. Tapi, eh, 7 Oktober (22 Tishrei) itu hari Sabbath. Kalau pengunjung harus nongkrong hingga petang, berarti mereka tidak ke sinagog dong. Terlepas dari itu serangan Hamas 7 Oktober itu memang tak bisa dibenarkan, meski Israel sudah belasan tahun sebelumnya memberi contoh kebrutalan serupa.

Handoko Luwanto

Jurnal Prusuh Disway Edisi: Terowongan Hasidic (Sen,15-01-2024)

#.Nama (Komen;Kata)AWARD [diReplyOrangLain:meReplyOrangLain]

#1.Afa (2;80) [0:1]

#2.Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺 (8;859)★★⚾️ [2:4]

#3.Ahmad Zuhri (1;1)

#4.Aku dan kita Official (14;104)✒️⚽️ [5:2]

#5.alasroban (1;21)

#6.Amat K. (6;190) [3:2]

#7.AnalisAsalAsalan (1;64) [2:0]

#8.Azza Lutfi (1;11) [0:1]

#9.Dacoll Bns (2;246) [0:1]

#10.DeniK (6;109) [0:3]

#11.didik sudjarwo (2;17) [0:1]

#12.djokoLodang (14;595)✒️★⚾️ [4:4]

#13.dwi s (1;23)✏️ [4:0]

#14.Everyday Mandarin (1;21)

#15.Fa Za (1;94)★ [1:0]

#16.Gregorius Indiarto (6;274) [2:0]

#17.Handoko Luwanto (3;270)★ [3:0]

#18.jadijenius (1;5)✏️

#19.Jimmy Marta (3;97) [0:2]

#20.Jo Neca (3;41) [0:2]

#21.Johannes Kitono (1;154)★

#22.Jokosp Sp (7;389)★⚾️ [2:4]

#23.Juve Zhang (5;331) [1:3]

#24.Kang Sabarikhlas (3;166)★ [2:1]

#25.Lagarenze 1301 (4;384)★★★⭐️⚽️ [5:1]

#26.Legeg Sunda (2;3) [0:1]

#27.Leong Putu (5;38)⚾️ [0:4]

#28.Liam Then (5;254)⚾️ [0:4]

#29.Lukman Nugroho (1;47)

#30.M.Zainal Arifin (4;39) [0:2]

#31.Maman Lagi (2;9)

#32.Mirza Mirwan (2;416)★★

#33.MULIYANTO KRISTA (2;13)⏰ [3:0]

#34.Musbi Ayu (1;8)

#35.Ng (1;10)

Baca Juga  Menteri PPPA-Ketum PWI Jajaki Kerjasama, Inilah Isu-isu Penting yang Dibahas

#36.Nimas Mumtazah (1;14) [0:1]

#37.nur cahyono (1;4)

#38.Pryadi Satriana (2;319) [4:0]

#39.rid kc (1;50)

#40.Rihlatul Ulfa (5;280) [1:0]

#41.Rizal Falih (2;169) [0:1]

#42.sinung nugroho (1;33) [2:0]

#43.Sumartan (1;3)

#44.thamrindahlan (2;153)★ [2:0]

#45.Udin Salemo (7;151)⚾️ [1:4]

#46.Xiaomi A1 (1;49)

#47.Yellow Bean (1;26) =147(14★) ✏️=2

thamrindahlan

Awak menulis komentar ini sembari mendengarkan instrumental lagu Psychedelic trance. Durasi 2 Jam lebih. Benar sekali musik tanpa narasi, musik tanpa penyanyi hanya suara dentuman drum diiringi keyboard dan gitar. Terus menerus. Iramanya bisa jadi rock yang jelas bukan dangdut. Awak tak tahu apakah benar para penggemar musik merasuk jiwa ini mampu berjoging selama itu. Bisa jadi pakai istirahat bersebab kemampuan Abah senam dansa 1.5 jam diiringi 24 lagu sudah merupakan rekor. Semoga kita tak pula tertular trance merasuk jiwa ketika mengikuti irama lagu ini. Penjiwaan peserta di Pesta Sabat Israel itu mungkin saja mendapatkan kenyaman jiwa. Terima kasih Abah telah mebuka cakrawala musik yang mungkin belum pernah manggung di Indonesia. Budaya melayu joget kita sepertinya lebih asyiek . Masih ingat lenggang lenggok peserta 17 Agustus 2023 di Istana mengikuti Langgam Rungkad nan di dendangkan Putri Iriani sudah merupakan terbaik. Awak masih mendengarkan istrumen ini sampai kuota kata kolom komentar habis. Ya begitulah sambil mengetik rasanya lebih nyaman mendengarkan Shalawat Rasulullah Nabi Muhammad SAW oleh Habib Syeh bin Abdul Qadir Assegaf. Wah surprise ternyata lantunan irama menjadi lambat. Sangat melankolis tidak berdentum dentum seperti pembukaan tadi. Awak menghayal bisa jadi para peserta di Israel itu sedang bergerak pelan, mungkin berpelukan dalam dansa romantis terbawa irama slow menghanyutkan. Terima kasih CHDi telah memberikan warna kehidupan

thamrindahlan

Curhat milleneal by Ananda Rihlatul Ulfa ini patut di pahami lansia alias Boomer. InshaAllaj Lansia Disway yang hanya hitungan jari memahami kondosi psikologis perbedaan zaman Milleneal dengan generasi sebelumnya. Bukan membela diri namun fakta lansia nan survive sampai hari ini adalah mereka yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan kemajuan teknologi. Oleh karena itu komen dari Pak JK dan Pak Agus Suryonegoro serta lainnya di CHDi bisa dijadikan bukti betapa Lansia tetap eksis memberikan nilai manfaat. Melalui literasi berupa masukan berharga untuk kita semua termasuk generasi muda. Paling tidak pengalaman hidup lebih lama melampaui masa orde lama, orde baru dan orde reformasi masih bisa dijadikan referensi . Abah kita (73 tahun) jadi contoh teladan keseriusan / mewakafkan diri untuk kemaslahatan umat. Salam Literasi

Jimmy Marta

Rasa optimisme pada acara wisuda. Upacara wisuda di PTN ini dipadu dg pemberian penghargaan kpd mahasiswa berprestasi dari berbagai bidang. Akademik dan kegiatan ekstra. IP tertinggi, lomba inovasi, robotik, essay, kegiatan ilmiah, debat, poster, majalah kampus dan bbrp lg yang terlupa. Semua tingkat nasional. Yang diwisuda mulai dari strata 1, pasca sampai profesi keahlian. Sarjana, Magister, Dokter Spesialis dan Doktor. Melihat semuanya, IP yg mendekati sempurna (3,96). Dan prediket hebat, dari pujian, sangat memuaskan, saya cukup merinding. “Kita ingin melahirkan bukan saja orang2 pintar tapi juga ingin lulusan yg siap berdaya saing tinggi”, kata sang rektor. “Manusia bertaqwa, mampu berinovasi, menjawab kebutuhan dan siap menerima tantangan”, tukuknya. Hmm…benar pak Rektor… Rasanya kita pantas optimis. Perguruan tinggi sepertinya siap menyediakan sumber daya masa depan. Di PT ternyata banyak yg bisa diharapkan…

Lagarenze 1301

Jokes. 1. If you are Palestinian, you shouldn’t go to the border…. Just wait for the border to come to you! 2. What’s the difference between outer space and a Palestinian child? Less rockets were launched into space. 3. What do aerial shots and Palestinian children have in common? They’re both shot by drone. 3. What’s the difference between CNN and Al-Jazeera? CNN shows the missiles taking off and Al-Jazeera shows them landing.

Guslurah

Setelah membaca komentar pilihan Legarenze 1301 tentang Pak Bos yang ‘anu’ nya kurang panjang itu, saya mencoba log in di PC ternyata bisa masuk, Alhamdulillah. itu saja tanpa 5i, pen*s dan siap merebut no 4 kembali..

djokoLodang

— Semalam nonton sepakbola, TimNas Indonesia kalah lawan Irak. Pagi ini baca DIsWay, tentang orang bisa mabuk karena musik yang membuat trance. Jadi ingat, konon, kisah Irak masih dipimpin oleh Saddam Husein. Seorang warga Irak yang sedang mabuk – entah karena musik atau karena minum- berlari di tengah alun-alun kota Baghdad sambil teriak-teriak: “Hancurlah negeri kita, Sengsara lah rakyat kita. Itu karena ulah satu orang. Ulah satu orang. “Ya, karena satu orang, sengsara kira semua” “Karena satu orang, Satu orang. Satu orang”. Pria mabuk itu ditangkap polisi, dan dibawa ke markas Dinas Rahasia Irak. Diperiksa oleh pemeriksa dengan wajah sangar. “He, sobat, berani-beraninya nya kamu mengatakan negeri kita hancur karena ulah satu orang. Satu orang! Cepat katakan, siapa satu orang itu?” “Lho, Bapak tidak tahu? Tentu saja orang itu George Bush, Presiden Amerika!! “Bagus-bagus! Saudara boleh pulang sekarang.” Diantarlah pria itu menuju pintu keluar. Sesampainya dekat pintu, tiba-tiba dia berbalik, menghampiri sang pemeriksa, kemudian bertanya pelan: “Pak, kalau meurut Bapak, siapakah satu orang itu?” …

Mirza Mirwan

Sambil makan (1) Amerika Serikat (AS) adalah pelindung Israel. Setiap resolusi PBB yang sekiranya akan merugikan Israel, pasti di-veto oleh AS. Bukan itu saja. Seperti pernah saya tulis, sejak Israel berdiri AS selalu memberi sumbangan tahunan tunai kepada Israel — tahun 2023 kemarin sebesar US$3,8 miliar (setara Rp59,2 triliun). Mungkin karena pembayar pajak terbesar AS dari kalangan pengusaha Yahudi. Populasi Yahudi di AS sekitar 6 juta orang. Tetapi di AS juga ada Rachel Aliene Corrie. Mendiang gadis dari Olympia, Washington, itu dulu merasa bersalah karena sumbangan AS ke Israel digunakan untuk menindas rakyat Palestina. Maka berangkatlah ia ke Gaza. Tgl. 16 Maret 2003, ia menghadang buldozer Israel yang hendak menghancurkan rumah seorang apoteker di Rafah, di mana Rachel tinggal. Rachel pun tewas. “Rachel bukan hanya putri Anda, tetapi juga putri kami, putri Palestina,” kata Yasser Arafat kepada ayah Rachel waktu itu. Di AS juga ada Michael Heart. Ia memang keturunan Suriah dan lahir di sana, tetapi warganegara AS. Di tahun 2007 a 2008, ia menulis lagu yang didedikasikan kepada Palestina: “We Will Not Go Down” — Pak Sabarikhlas sepertinya suka lagu itu. Lirik lagu itu memang sangat menyentuh. Padahal ditulis belasan tahun sebelum meletus perang Israel-Hamas. Manteman yang ingin mendengarnya bisa menontonnya di Youtube. Ketik: Michael Heart: We Will Not Go Down.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *