Jadi Lokasi Piala Dunia U-17, Stitching Rumput JIS Dikerjakan Ahli FIFA, Benarkah?

Tak Berkategori

Proses stitching rumput atau menjahit rumput di Jakarta International Stadium (JIS) dikabarkan mulai dikerjakan oleh ahli FIFA, mengingat stadion itu akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-17

Namun, kabar tersebut merupakan berita palsu atau disinformasi. Setelah dilakukan pengecekan fakta, tidak benar jika proses stitching rumput JIS dilakukan oleh ahli FIFA, sebagaimana yang diklaim pada judul unggahan.

Informasi yang menyebut bahwa proses stitching rumput JIS dikerjakan oleh ahli dari FIFA disebarkan oleh kanal YouTube Mata PROYEK yang mengunggah video berjudul “KEREN!! STICING RUMPUT JIS DIMULAI,DIKERJAKAN AHLI FIFA,PIALA DUNIA U17,UPDATE STDION JIS”.

Pada thumbnail unggahan hanya menampilkan hamparan rumput di dalam stadion. Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 32.000 penayangan. 

Baca Juga:Bojan Hodak Resmi Rekrut Irfan Bachdim ke Persib Bandung, Benarkah?

Namun, apakah benar proses stitching rumput JIS dikerjakan oleh ahli FIFA?

Benarkah proses stitching rumput JIS dikerjakan oleh ahli FIFA. (sumber: [YouTube/Mata PROYEK])

PENJELASAN:

Setelah menonton video berdurasi 4 menit 54 detik tersebut, narator hanya membahas perihal rumput JIS batal diganti. 

Namun, disebutkan bahwa rumput JIS akan tetap diperbaiki dengan cara di-pitch stitching atau dijahit ulang.

Meski FIFA dikabarkan akan mendatangkan ahli rumput dari Australia, tetapi mereka baru kembali ke Indonesia pada 26 Agustus 2023. Oleh karena itu, dapat dipastikan bahwa rumput JIS belum mulai diperbaiki lantaran pihak FIFA belum datang ke Indonesia.

Baca Juga:Out dari Jeonnam Dragons, Asnawi Mangkualam Transfer ke Kasta Teratas Liga Korea, Benarkah?

Dengan kata lain, kabar yang menyebut JIS mulai menjahit ulang rumputnya dan disebut dikerjakan secara langsung oleh ahli FIFA adalah berita bohong.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *