Viral Mahasiswa Baru UIN Diminta Daftar Pinjol saat PBAK, Rektor Buka Suara

Tak Berkategori

Selasa, 8 Agustus 2023 – 08:38 WIB

Sukoharjo – Sempat viral kabar mahasiswa baru (maba) UIN Raden Mas Said Surakarta diminta mendaftar pinjaman online saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023. Rektor Prof. Mudhofir pun buka suara terkait kabar miring ini.

Baca Juga :

Mengenal Aplikasi Weton Jawa, Warisan Budaya Tanah Air

“Ini perlu diluruskan ya, kampus tidak tahu-menahu. Ini kegiatan mahasiswa yang tidak dilaporkan,” katanya di Solo dilansir Antara, Senin kemarin 7 Agustus 2023.

Ia mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu terkait kegiatan tersebut dan jika ditemukan ada pelanggaran maka akan ada tindakan lebih tegas. Meski demikian, pihaknya belum mau menjelaskan terkait sanksi yang akan diberikan kepada pihak-pihak yang diketahui melakukan pelanggaran.

Baca Juga :

Usai Berantem dengan Pacar Sesama Jenis, Wanita di Bali Nekat Lompat dari Atap Rumah

“Nanti akan ada Dewan Kode Etik, termasuk terkait mencari sponsorship itu,” ujarnya.

Sebelumnya, UIN Raden Mas Said Solo menjadi sorotan usai Dewan Mahasiswa (Dema) menggandeng aplikasi dan diduga meminta mahasiswa baru mendaftar marketplace serta pinjaman online (pinjol) sebagai sponsor di kegiatan PBAK 2023.

Baca Juga :

Serang Sekutu, Grup Elit Peretas Korut Bobol Jaringan Komputer Pembuat Rudal Utama Rusia

Kabar tersebut mencuat melalui video di Tiktok dengan akun @panjiparya. Pada videonya dijelaskan para mahasiswa baru diminta untuk registrasi di aplikasi pinjol yang digandeng Dema UIN Raden Mas Said sebagai sponsorship tersebut, salah satunya Akulaku.

Halaman Selanjutnya

Terkait hal itu, Mudhofir mengatakan seharusnya tidak boleh ada paksaan ke mahasiswa terkait kewajiban registrasi tersebut.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *